Kamis, 13 April 2017

KRITERIA PENILAIAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL



NAMA : IKA THERESIA (ACC 114 002)
Kriteria untuk menilai media pembelajaran kombinasi slide dan suara ( audio-visual) :
1. Ketepatannya dengan tujuan pengajaran.
2. Dukungannya terhadap isi bahan pelajaran.
3. Kemudahan memperoleh media.
4. Keterampilan guru dalam menggunakannya.
5. Tersedia waktu untuk menggunakannya.
6. Sesuai dengan taraf berpikir siswa.
Enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu :
Ø Kriteria pertama adalah kemudahan navigasi.
Ø Kriteria kedua adalah kandungan kognisi.
Ø Kriteria ketiga adalah presentasi informasi.
Ø Kriteria keempat adalah integrasi media.
Ø Kriteria kelima adalah artistik dan estetika.
Ø Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.

LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL

NAMA : IKA THERESIA (ACC 114 002)
MEDIA  BERBASIS AUDIO-VISUAL
Jenis Nya Kombinasi Slide Dan Suara
Adapun langkah-langkah pengembangan media pembelajaran slide-tape yang sederhana adalah sebagai berikut:
1.   Menganalisis karakteristik siswa (karakteristik umum dan pengetahuan awal).
2.   Menetapkan tujuan pembelajaran (pengetahuan yang akan diperoleh, sikap yangi ingin ditanamkan, dan keterampilan yang ingin dikembangkan).
3.   Setelah menyelesaikan langkah (1) dan (2), guru sudah memiliki gagasan yang jelas tentang bagaimana penyajian itu akan digabungkan ke dalam rencana pembelajaran keseluruhan, terutama pengaturan mengenai bagian mana yang mendahului dan bagian mana yang mengikuti penyajian itu.
4.   Dengan menggunakan kartu indeks (ukuran 8 x 14 cm), buatlah sketsa kasar gambar visual yang muncul pada saat membayangkan bagian-bagian utama bahasan (isi) pelajaran. Buatlah sketsa gambar, bagan, symbol, diagram, grafik, atau kartun untuk butir-butir bahasan yang mana saja tanpa melihat urut-urutannya lebih dahulu.
5.   Pada bagian bawah sketsa tulislah pernyataan singkat yang dapat menangkap butir inti yang ingin disajikan. Pernyataan ini merupakan petunjuk untuk butir gagasan yang di cerminkan/diakndung oleh visual.
6.   Buatlah satu kartu untuk gagasan yang menuntun ke dalam kandungan isi yang baru saja dibuat sketsanya, kemudian buatlah yang lain mengikuti yang pertama (urut-urutan). Ini akan membangun rantai hubungan antara gagasan-gagasan yang keseluruhan dan kesatuan pelajaran itu.
7.   Jika sudah tidak ada lagi gagasan dalam mata rantai pertama, pindahlah ke gagasan utama yang kedua yang belum masuk dalam urutan di atas.
8.   Aturlah kartu-kartu itu menurut urutannya yang logis. Teknik ini dikenal sebagai storyboarding. Permulaan dan akhir dalam urut-urutan itu merupakan tempat terbaik untuk menyajikan gagasan utama.
9.   Edit dan revisi kartu-kartu rencana tadi dengan mempertimbangkan aspek kepraktisannya.
10. Gunakan catatan untuk mempersiapkan naskah audio, pertimbangkan untuk menggunakan dua macam suara, mungkin satu suara pria dan lainnya suara wanita. Di samping itu mungkin diperlukan efek suara, suara autentik, suara latar belakang yang sesungguhnya ketika mengambil gambar (foto).
11. Latih penyajian media pembelajaran ini beberapa kali dengan mengandaikan kartu-kartu itu sebagai slide yang ditayangkan di layar. Hitungah waktu penyajian yang digunakan untuk melihat apakah penyajian itu perlu diperpanjang atau dipersingkat. Untuk menjaga agar perhatian siswa tetap tertuju pada penyajian, batasi waktu penyajian sampai maksimum 15 menit.